Pemkab Pulang Pisau Gelar Rapat Supervisi Antisipasi Kemarau 2026.

PULANG PISAU rubrikalteng.com

Kamis, 2 April 2026

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar rapat supervisi lintas sektor guna mengantisipasi musim kemarau tahun 2026, Rabu, 1 April 2026, di ruang rapat Bupati Pulang Pisau. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Toni Harisinta dan dihadiri BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, OPD terkait, serta unsur lainnya.

Wawancara Sekda menekankan pentingnya koordinasi antar OPD dan para pihak lainya, akan dilakukan pergeseran anggaran disaat kegawat daruratan bencana ( mitigasi) terjadi, serta pelibatan seluruh pihak termasuk kecamatan dan pemerintah desa. Dalam tahap awal akan dilaksanakan rakor lintas sektor dan menyiap siagakan peralatan yang tersedia serta menghidupkan kembali unit2 kebencanaan dan relawan relawan yang sudah dilatih.

Kalaksa BPBD Pulang Pisau Herman Wibowo menyebutkan, langkah mitigasi mengacu pada data tahun 2023 serta mengantisipasi dampak fenomena El NiƱo ekstrem yang berpotensi menyebabkan kemarau kering dimulai bulan Mei 2026 di Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, dan Katingan. Desa desa langganan karhutla akan dilakukan rapat koordinasi Camat dan Tripika dengan mengumpulkan semua pemangku kepentingan dari desa rawan bencana tersebut.

Sementara itu, Ka BPBD Provinsi Kalteng diwakili Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Alpius Patanan menyampaikan prediksi BMKG terkait potensi kemarau panjang dan kering. Penekanan antisipasi atau pencegahan bencana karhutla yang akan ditindak lanjuti dan dilaporkan ke PemKab Provinsi dan BNPB sebagai bahan evaluasi, antisipasi dan tindakan penanganan mitigasi di provinsi Kalimantan Tengah. Pemkab Pulang Pisau menyiapkan langkah strategis seperti patroli terpadu,posko siaga bencana sampai ke tingkat desa yang berpotensi bencana karhutla guna menekan risiko karhutla dan dampak kemarau. (rk)