Pemprov Kalteng Perkuat Sosialisasi Kartu Huma Betang Sejahtera, Gubernur Tegaskan Program Prioritas Rakyat Tetap Berjalan.

PALANGKA RAYA rubrikalteng.com
Rabu, 11 Maret 2026.


Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan yang menyasar kebutuhan dasar warga. Salah satu langkah tersebut diwujudkan lewat sosialisasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang kini semakin masif dilakukan kepada masyarakat.

Sosialisasi program itu dihadiri langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo di Istana Isen Mulang, rumah jabatan gubernur, Rabu (10/3/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian program pemerintah daerah, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat. Sejumlah organisasi kemasyarakatan, insan pers, hingga perwakilan kelompok disabilitas turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak langsung kepada masyarakat. Menurutnya, Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata di berbagai sektor.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut dihadirkan untuk membantu masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sosial lainnya. Pemerintah ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh warga Kalimantan Tengah.

Agustiar juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan berupa penyesuaian anggaran sebagai dampak dari kebijakan efisiensi pemerintah pusat. Anggaran Provinsi Kalimantan Tengah yang sebelumnya berada di kisaran Rp10,3 triliun kini mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp5,3 triliun.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Dalam kondisi anggaran yang ada, pemerintah harus lebih cermat menentukan prioritas. Program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat akan tetap dijalankan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Agustiar juga mengajak masyarakat Kalimantan Tengah untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman suku, agama, serta budaya.

Menurutnya, nilai-nilai Huma Betang yang menjunjung tinggi kebersamaan dan saling menghormati menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.

Sementara itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo menjelaskan bahwa Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan program strategis yang dirancang sebagai pintu akses bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai bentuk bantuan pemerintah secara terintegrasi.

Ia menekankan bahwa kartu tersebut tidak hanya berkaitan dengan bantuan tunai atau pangan, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai layanan publik, termasuk bantuan pendidikan, layanan kesehatan melalui BPJS, hingga dukungan bagi sektor pertanian dan perikanan.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengungkapkan bahwa distribusi Kartu Huma Betang Sejahtera saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

Menurutnya, kartu tersebut sudah didistribusikan hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

“Distribusi kartu hampir rampung. Tahap berikutnya adalah proses verifikasi dan validasi di lapangan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap program Kartu Huma Betang Sejahtera dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pembangunan tetap berjalan efektif, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
(rk)