PALANGKA RAYA, rubrikalteng.com
Rabu, 11 Maret 2026.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026), sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan serta harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan, setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadan, Idulfitri, hingga Nyepi, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan cenderung meningkat. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga di pasar.
Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif agar lonjakan permintaan tidak berdampak pada melemahnya daya beli masyarakat.
“Pemerintah harus hadir untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah provinsi menyalurkan sebanyak 1.700 paket sembako bersubsidi kepada masyarakat. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter.
Jika dihitung berdasarkan harga pasar, satu paket sembako tersebut bernilai Rp144.750. Namun pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp134.750 sehingga masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp10.000 per paket.
Selain paket sembako, Gerakan Pangan Murah juga menyediakan berbagai komoditas lain dengan harga di bawah pasaran, di antaranya telur ayam, daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, aneka sayuran, serta ikan segar.
Gubernur menjelaskan, pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, BUMN sektor pangan, hingga pelaku usaha.
Beberapa pihak yang terlibat antara lain Perum Bulog, ID FOOD, BUMD pangan, distributor, petani, peternak, gabungan kelompok tani, serta pelaku usaha pangan lainnya.
Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut berperan dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kalimantan Tengah.
Dalam kegiatan itu juga dilakukan penyerahan simbolis paket sembako kepada masyarakat oleh gubernur bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda. Bahkan, sebagian paket sembako yang telah disubsidi pemerintah kembali digratiskan kepada masyarakat melalui dukungan sejumlah pihak.
Melalui pelaksanaan pasar murah tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga menjelang perayaan Idulfitri.
(rk)



